← Kembali ke kaltengterkini.co.id

Infrastruktur dan SDM Guru Perkuat Digitalisasi Pendidikan

kaltengterkini.co.id • 25 February 2026 13:22
Infrastruktur dan SDM Guru Perkuat Digitalisasi Pendidikan
Amonius Tuyum

PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID -Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Amonius Tuyum, berharap program digitalisasi pendidikan yang telah dijalankan pada sektor pendidikan di Kalteng selama ini, dapat terus dimanfaatkan secara maksimal.

“Seperti bantuan papan interaktif digital yang disalurkan Pemerintah Provinsi Kalteng ke SMA, SMK dan Sekolah Khusus (SKh), dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran,” katanya, Rabu (25/2/2026).

Disampaikan Amonius, program digitalisasi pendidikan yang mulai berjalan sejak 2024 itu dilaksanakan melalui Dinas Pendidikan Kalteng, telah menyalurkan ribuan unit papan interaktif digital serta dukungan jaringan internet ke sekolah-sekolah menengah.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong transformasi pendidikan berbasis teknologi di berbagai wilayah.

Amonius berharap sekolah-sekolah seperti halnya di Kabupaten Barito Timur dapat merasakan manfaat program tersebut secara optimal, sebagaimana daerah lain di Kalteng.

“Saya berharap di Barito Timur ini program tersebut dapat berjalan seperti di daerah-daerah lain karena bantuan papan interaktif itu sangat besar manfaatnya,” ujarnya.

Menurut legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Barito Timur, Barito Selatan, Barito Utara dan Murung Raya ini, penggunaan papan interaktif mampu membuat proses belajar mengajar lebih efektif dan interaktif. Guru dapat menyajikan materi dengan dukungan visual dan multimedia, sehingga mempermudah pemahaman siswa.

Namun ia menilai, masih terdapat sejumlah kendala yang perlu segera dibenahi. Stabilitas jaringan internet dan ketersediaan listrik di beberapa sekolah dinilai belum memadai untuk mendukung penggunaan perangkat digital tersebut secara optimal.

“Kendala utama adalah jaringan internet dan listrik yang belum stabil di sejumlah sekolah. Kalau sudah memakai papan interaktif pasti membutuhkan daya listrik yang lebih besar dan juga jaringan internet yang stabil,” katanya.

Selain itu beberapa sekolah juga masih menghadapi kendala masalah keamanan, sehingga perangkat papan interaktif belum bisa dipasang di sekolah dengan pertimbangan rawan dicuri.

“Tak kalah penting perlunya peningkatan SDM maupun kapasitas guru melalui pelatihan teknis, agar pemanfaatan perangkat benar-benar efektif,” pungkasnya. (*/Red)

Sumber: kaltengterkini.co.id
Baca Artikel Asli