← Kembali ke https://cyrustimes.com/

Berenang di Sungai Kapuas, Bocah 11 Tahun Hilang Tenggelam

https://cyrustimes.com/ • 09 June 2026 10:15
Berenang di Sungai Kapuas, Bocah 11 Tahun Hilang Tenggelam

Bocah 11 tahun tenggelam di sungai Kapuas masih dicari Tim SAR Gabungan setelah dilaporkan hilang.

CYRUSTIMES, KAPUAS – Tim SAR Gabungan melanjutkan operasi pencarian hari kedua terhadap Jio Norahito, bocah laki-laki berusia 11 tahun yang dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Kapuas, RT 05 Desa Sei Hanyu, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (07/06/2026) pagi sekitar pukul 08.30 WIB. Korban sebelumnya diketahui berenang bersama sejumlah temannya di sekitar area sungai.

Setelah berenang, korban terakhir kali terlihat duduk di tepi sungai. Namun, saat teman-temannya lengah dan kembali menoleh, korban sudah tidak berada di lokasi.

Warga sekitar sempat melakukan pencarian secara mandiri. Namun hingga malam hari, korban belum berhasil ditemukan.

Pihak terkait kemudian menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Palangka Raya. Tim rescue selanjutnya diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, AA. Ketut Alit Supartana, mengatakan Tim SAR Gabungan telah melaksanakan briefing kesiapan personel dan alat utama atau alut sebelum memulai pencarian hari kedua.

“Pagi ini, Senin (08/06/2026) pukul 06.30 WIB, Tim SAR Gabungan telah melaksanakan briefing kesiapan personel dan alut. Tepat pukul 07.00 WIB, tim langsung bergerak melakukan penyisiran di area pencarian yang telah ditentukan,” jelas Alit.

Koordinator Lapangan Basarnas, Malik, mengatakan operasi pencarian difokuskan pada penyisiran di area perairan. Jika korban ditemukan, tim akan segera melakukan evakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Rencana operasi kami hari ini fokus pada penyisiran air. Jika korban berhasil ditemukan, tim akan langsung mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkap Malik.

Operasi SAR tersebut melibatkan sejumlah unsur. Di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya, Polsek Kapuas Hulu, relawan Balakar 545 Kapuas, pihak keluarga korban, serta masyarakat setempat.

Hingga berita ini diterbitkan, Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban. Masyarakat di sekitar lokasi juga diminta tetap berhati-hati saat beraktivitas di kawasan Sungai Kapuas, terutama saat arus sungai tidak dapat diprediksi.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anak-anak saat berada di kawasan sungai. Aktivitas berenang di sungai memiliki risiko tinggi, terutama jika dilakukan tanpa pendampingan orang dewasa dan tanpa perlengkapan keselamatan.

Sumber: https://cyrustimes.com/
Baca Artikel Asli