Seorang pemuda berinisial RB diduga menyerang ibu dan anak menggunakan mandau di Jalan G. Obos VI Palangka Raya.
CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Seorang pemuda berinisial RB (23) diduga menyerang dua warga menggunakan senjata tajam jenis mandau di kawasan Jalan G. Obos VI, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Minggu (07/06/2026) pagi.
Dua korban dalam peristiwa tersebut yakni HY (45), seorang ibu rumah tangga, dan anaknya AW (18). Keduanya mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke UGD Rumah Sakit Muhammadiyah Palangka Raya untuk mendapatkan pertolongan medis.
Peristiwa itu disebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Berdasarkan keterangan sejumlah warga setempat, pelaku awalnya terlihat keluar dari rumahnya dan menyeberang ke warung tetangga sambil berbicara tidak karuan.
Seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi menyebut kondisi pelaku pada hari itu tampak berbeda dari biasanya.
“Sehari sebelumnya tidak seperti itu,” kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Tak lama kemudian, pelaku disebut berjalan menuju bagian belakang Jalan G. Obos VI. Ia kemudian kembali dengan membawa mandau dan masuk ke rumah korban yang saat itu tengah beristirahat bersama keluarga.
Pelaku diduga langsung menyerang HY menggunakan senjata tajam tersebut. Korban mengalami luka pada bagian kaki dan sejumlah anggota tubuh lainnya.
Saat AW berupaya melindungi ibunya, ia juga terkena serangan. AW disebut mengalami luka di bagian kepala dan harus segera mendapatkan penanganan medis.
AW diketahui baru menyelesaikan pendidikan pesantren dari Kalimantan Selatan. Keesokan harinya, ia dijadwalkan mengikuti tes masuk perguruan tinggi di STAIN Palangka Raya. Namun, rencana tersebut terpaksa tertunda akibat peristiwa penyerangan tersebut.
Usai kejadian, pelaku melarikan diri dari lokasi. Informasi penyerangan itu kemudian menyebar cepat di lingkungan warga.
Warga bersama aparat Kepolisian Sektor Pahandut melakukan pencarian. Pelaku akhirnya berhasil diamankan di depan Hotel Luwansa, masih di kawasan Jalan G. Obos.
Saat diamankan, pelaku disebut masih membawa mandau serta sejumlah benda yang tergantung di bagian dada dan lehernya.
RB kini diamankan sementara di Polsek Pahandut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Aparat kepolisian masih mendalami rangkaian peristiwa, termasuk motif dan kondisi pelaku saat kejadian.
Sejumlah warga menyebut pelaku pernah menjalani perawatan di RSJ Kalawa Atei pada Maret lalu. Namun, informasi tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar karena terjadi di kawasan permukiman dan menyasar korban yang sedang berada di rumah. Warga berharap aparat dapat menangani kasus tersebut secara tuntas dan memastikan keselamatan lingkungan.
Di sisi lain, kejadian ini juga menjadi pengingat pentingnya pengawasan, pendampingan keluarga, serta layanan kesehatan jiwa yang memadai bagi warga yang memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Penanganan yang tepat diperlukan agar risiko terhadap diri sendiri maupun orang lain dapat dicegah sejak dini.
Hingga berita ini disusun, penyelidikan resmi dari pihak kepolisian masih ditunggu. Publik diminta tidak berspekulasi sebelum ada keterangan lengkap dari aparat berwenang.