← Kembali ke https://kalteng.co/

Setahun Pemerintahan Prabowo! Menelusuri 5 Fase Perubahan Formasi Kabinet Merah Putih

https://kalteng.co/ • 29 December 2025 11:19
Setahun Pemerintahan Prabowo! Menelusuri 5 Fase Perubahan Formasi Kabinet Merah Putih

KALTENG.CO-Sepanjang tahun 2025, dinamika politik Indonesia diwarnai oleh satu narasi yang konsisten: Reshuffle Kabinet Merah Putih.

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, perombakan kabinet bukan sekadar pergantian wajah, melainkan simbol arah dan watak kepemimpinan di tahun pertama pemerintahannya.

Menariknya, istana memiliki tradisi unik sebagai penanda perombakan. Tanpa pengumuman resmi di awal, kehadiran tamu-tamu penting dengan dasi biru muda saat memasuki Istana Negara menjadi isyarat kuat bahwa “badai” reshuffle tengah berlangsung.

Berikut adalah rekam jejak lima fase perombakan besar yang dilakukan Presiden Prabowo sepanjang tahun 2025:


1. Reshuffle Pertama (19 Februari 2025): Fokus Riset & Inovasi

Perombakan perdana terjadi hanya beberapa bulan setelah kabinet terbentuk. Fokus utama jatuh pada sektor pendidikan dan pengawasan.

2. Reshuffle Kedua (8 September 2025): Efek “Menteri Koboi” & Kementerian Baru

September menjadi momentum paling signifikan. Prabowo melakukan langkah berani dengan menggeser posisi vital.

3. Reshuffle Ketiga (17 September 2025): Transformasi BUMN ke Menpora

Hanya berselang sepekan, perombakan berlanjut dengan pengisian posisi Menko Polkam secara definitif.

4. Reshuffle Keempat (8 Oktober 2025): Penambahan Wamen & Pengaturan BUMN

Berbeda dengan sebelumnya, kali ini tidak ada menteri yang didepak. Fokusnya adalah efisiensi beban kerja pada kementerian strategis.

5. Pelantikan Kepala BRIN (10 November 2025)

Sebagai penutup rangkaian di akhir tahun, Prabowo mempercayakan nakhoda riset nasional kepada akademisi murni. Arif Satria (Rektor IPB) resmi menggantikan Laksana Tri Handoko sebagai Kepala BRIN.


Menanti Kejutan Dasi Biru Selanjutnya

Dalam kurun waktu satu tahun, setidaknya terjadi lima kali agenda pelantikan besar. Strategi “diam-diam” Presiden Prabowo dalam melakukan reshuffle menunjukkan gaya kepemimpinan yang mengutamakan hasil evaluasi kinerja daripada sekadar akomodasi politik.

Setiap perombakan selalu diikuti dengan harapan baru bagi masyarakat agar pelayanan publik, stabilitas ekonomi, dan inovasi nasional semakin solid. Bagi para pemburu berita di Istana, kini mata mereka selalu tertuju pada satu hal: siapa lagi yang akan datang mengenakan dasi biru muda? (*/tur)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli