← Kembali ke https://kalteng.co/

Membangun Koneksi Emosional Lewat Tradisi Imlek: Dari Makan Malam hingga Angpao

https://kalteng.co/ • 22 January 2026 16:14
Membangun Koneksi Emosional Lewat Tradisi Imlek: Dari Makan Malam hingga Angpao

KALTENG.CO-Perayaan Tahun Baru Imlek selalu identik dengan kemeriahan lampion merah, aroma kue keranjang yang manis, hingga tradisi bagi-bagi angpao. Namun, di balik kemeriahan visual tersebut, Imlek menyimpan nilai emosional yang sangat kuat, terutama dalam mempererat hubungan keluarga.

Tak sekadar ritual turun-temurun, tradisi Imlek terbukti berdampak positif terhadap kesehatan mental. Aktivitas bersama keluarga menjadi kunci utama agar perayaan terasa lebih hangat dan bermakna. Bahkan, penelitian dalam Journal of Family Psychology menyebutkan bahwa ritual keluarga dapat meningkatkan kedekatan emosional, menurunkan stres, serta memperkuat rasa aman psikologis.

Melansir dari laman YourTango, berikut adalah empat tradisi Tahun Baru Imlek yang tidak hanya seru, tetapi juga sarat makna untuk dilakukan bersama orang tercinta.


1. Makan Malam Reuni (Tuan Yuan Fan)

Makan malam di malam menjelang Imlek adalah momen paling krusial. Ini bukan sekadar tentang menyantap hidangan lezat, melainkan simbol keutuhan keluarga.

2. Membersihkan Rumah dan Dekorasi Merah

Tradisi membersihkan rumah sebelum hari H bertujuan untuk “membuang nasib buruk” tahun lalu dan melapangkan jalan bagi keberuntungan baru.

3. Tradisi Memberi Angpao

Pemberian amplop merah atau angpao dari orang tua kepada anak-anak atau yang belum menikah bukan hanya soal nominal uang.

4. Penghormatan kepada Leluhur

Imlek juga menjadi momen untuk mengenang jasa para leluhur. Tradisi ini mengajarkan nilai kerendahan hati dan rasa syukur atas akar keluarga.


Imlek sebagai Momen Self-Care Keluarga

Di berbagai negara, tradisi Imlek dirayakan dengan cara yang beragam. Namun, esensinya tetap sama: membangun koneksi emosional, menjaga nilai budaya, serta menumbuhkan rasa syukur.

Menjadikan Imlek sebagai momen untuk “pulang” secara emosional adalah bentuk investasi terbaik bagi kesehatan mental kita dan keharmonisan keluarga. (*/tur)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli