KALTENG.CO-Bulan Ramadan bukan sekadar momen meningkatkan ibadah, tetapi juga waktu di mana aktivitas sosial meningkat pesat.
Mulai dari bekerja secara hybrid, berburu takjil saat ngabuburit, hingga menghadiri undangan buka puasa bersama (bukber). Di tengah padatnya agenda tersebut, kenyamanan menjadi kunci utama dalam memilih gaya berhijab.
Tren modest fashion global saat ini bergeser ke arah fungsionalitas. Para muslimah kini lebih memilih hijab yang praktis, ringan, namun tetap memberikan kesan stylish. Melansir tren dari panggung Modest Fashion Week, berikut adalah 6 rekomendasi model hijab simpel yang wajib Anda miliki selama Ramadan.
1. Pashmina Basic: Sentuhan Effortless Elegance
Pashmina tetap menjadi primadona karena sifatnya yang fleksibel. Untuk Ramadan tahun ini, model lilit sederhana tanpa banyak layer menjadi tren utama. Tampilan ini memberikan kesan wajah yang bersih dan modern tanpa terasa berat di kepala.
Tren Global: Menurut Vogue Arabia, konsep minimal styling pada pashmina mencerminkan “effortless elegance”—terlihat elegan tanpa harus terlihat berusaha terlalu keras.
Pilihlah warna-warna bumi (earth tones) seperti cream, beige, mocha, atau abu-abu agar lebih mudah dipadukan dengan berbagai gamis atau tunik Anda.
2. Hijab Instan: Solusi Perempuan Aktif
Lupakan stigma bahwa hijab instan terlihat membosankan. Kini, hijab instan hadir dengan potongan yang sangat modis dan material premium. Model ini sangat diminati terutama bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi atau sering melakukan perjalanan jauh (traveling).
Meningkatnya tren kerja hybrid membuat hijab instan menjadi pilihan paling efisien: praktis dipakai namun tetap terlihat sopan dan anggun saat harus mendatangi pertemuan mendadak.
3. Segi Empat Polos: Klasik yang Tak Tergantikan
Hijab segi empat adalah penyelamat untuk segala usia. Gaya klasiknya yang cukup menggunakan satu peniti di bawah dagu menciptakan tampilan clean styling yang rapi.
Harper’s Bazaar Arabia mencatat bahwa tren modest modern sangat mengedepankan kerapian. Hijab segi empat polos dengan bahan yang tegak di dahi menjadi pilihan utama untuk acara formal maupun saat melaksanakan salat Idulfitri nanti.
4. Hijab Voal: Sejuk Sepanjang Hari
Bagi Anda yang tinggal di iklim tropis, hijab berbahan voal adalah investasi terbaik. Terbuat dari campuran katun dan serat ringan, voal memiliki sirkulasi udara yang sangat baik (breathable).
Elle Middle East melaporkan bahwa material yang “bernapas” seperti voal sangat krusial untuk menjaga kenyamanan selama Ramadan, terutama saat Anda harus beraktivitas di luar ruangan di siang hari yang terik.
5. Jersey Hijab Stretch: Praktis & Anti Licin
Bahan jersey yang elastis adalah solusi bagi Anda yang malas menggunakan banyak jarum pentul. Hijab ini “mengunci” posisi di kepala dengan baik, tidak licin, dan sangat lembut di kulit.
Sesuai ulasan Gulf News, tren busana Ramadan tahun ini sangat mengarah pada penggunaan aksesori yang stretch dan mudah digunakan, membuat hijab jersey cocok dipakai saat belanja takjil atau berdesakan di transportasi umum.
6. Khimar Minimalis: Anggun dalam Kesederhanaan
Khimar kini hadir dengan potongan yang lebih slim dan minimalis. Menggunakan bahan seperti ceruty atau voal ringan, khimar memberikan perlindungan maksimal (menutup dada hingga pinggang) namun tetap terasa sejuk.
Khimar sangat direkomendasikan untuk momen spiritual seperti:
-
Salat Tarawih di masjid.
-
Mengikuti pengajian atau tadarus.
-
Acara silaturahmi keluarga besar.
Tips Memilih Warna Hijab Ramadan
Agar tidak bingung memadupadankan baju, pastikan Anda memiliki koleksi hijab dengan warna-warna netral. Selain hitam, warna Sage Green dan Mocha diprediksi akan menjadi warna paling populer di Ramadan dan Lebaran 2026.
Kesimpulan Memilih hijab yang tepat bukan hanya soal gaya, tapi soal mendukung kelancaran ibadah Anda. Dengan hijab yang ringan dan sirkulasi udara yang baik, Anda bisa tetap fokus menjalankan puasa dengan penuh semangat. (*/tur)