KALTENG.CO-Pernahkah kamu merasa tiba-tiba lemas, sulit fokus, dan ingin sekali memejamkan mata saat menjelang sore hari? Kondisi yang sering disebut afternoon slump ini sebenarnya wajar terjadi karena adanya ritme sirkadian tubuh yang menurun secara alami antara jam 2 hingga jam 4 sore.
Namun, sering kali produktivitas jadi terganggu hanya karena rasa kantuk yang datang tiba-tiba ini. Alih-alih langsung menyeduh cangkir kopi ketiga yang justru bisa mengganggu tidur malammu, ada cara yang lebih sehat untuk “mengisi ulang” baterai tubuh.
Dilansir dari Real Simple, berikut adalah beberapa tips dari para ahli diet untuk mengembalikan energi tanpa harus terus-menerus bergantung pada kafein.
Mengapa Kita Merasa Lemas di Sore Hari?
Sebelum masuk ke solusi, penting untuk memahami bahwa tubuh kita memiliki jam biologis atau ritme sirkadian. Di sore hari, suhu tubuh inti biasanya sedikit menurun, yang memicu pelepasan hormon melatonin dalam jumlah kecil—hormon yang sama yang membuat kita mengantuk di malam hari.
Selain faktor alami tersebut, kebiasaan makan siang yang salah juga bisa memperparah kondisi ini.
Strategi Jitu Mengatasi Afternoon Slump
1. Perhatikan Komposisi Makan Siang
Banyak orang merasa lemas karena mengalami sugar crash. Jika makan siangmu didominasi oleh karbohidrat sederhana (seperti nasi putih berlebih atau makanan manis), gula darah akan melonjak cepat lalu turun drastis.
-
Solusi: Pastikan piring makanmu mengandung Protein (ayam, tempe, telur) dan Serat (sayuran). Protein dan serat memperlambat penyerapan gula sehingga energi dilepaskan secara stabil.
2. Hidrasi adalah Kunci
Seringkali, rasa lemas bukanlah tanda kurang kalori, melainkan tanda dehidrasi ringan. Otot dan otak kita membutuhkan air untuk bekerja secara optimal.
-
Tips Ahli: Minumlah satu gelas besar air putih saat rasa kantuk menyerang. Jika bosan dengan air tawar, tambahkan irisan lemon atau timun untuk kesegaran ekstra.
3. Pilih Camilan Cerdas (Smart Snacking)
Jika perut mulai keroncongan di jam 3 sore, jangan lari ke biskuit manis atau gorengan. Pilih camilan yang mengombinasikan karbohidrat kompleks dengan lemak sehat.
4. Gerakkan Tubuh (Micro-Movement)
Duduk diam di depan layar komputer selama berjam-jam membuat aliran darah melambat. Oksigen yang sampai ke otak pun berkurang.
-
Lakukan ini: Berjalanlah selama 5-10 menit di sekitar kantor atau rumah. Paparan sinar matahari alami juga membantu menekan produksi melatonin sehingga kamu merasa lebih segar.
5. Gunakan Aromaterapi yang Menyegarkan
Indra penciuman kita terhubung langsung dengan pusat emosi dan energi di otak. Aroma tertentu terbukti secara klinis dapat meningkatkan kewaspadaan.
-
Aroma Rekomendasi: Peppermint, Citrus (jeruk/lemon), atau Eucalyptus. Kamu bisa menggunakan essential oil atau sekadar menghirup aroma kulit jeruk saat mengupasnya.
Afternoon slump memang menyebalkan, tetapi bukan berarti tidak bisa diatasi. Dengan mengatur pola makan, menjaga hidrasi, dan tetap aktif bergerak, kamu bisa tetap produktif hingga jam pulang kantor tanpa harus “mabuk” kafein.
Catatan: Jika rasa lelah berlebihan ini terjadi setiap hari meski kamu sudah cukup tidur dan makan dengan benar, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan untuk mengecek kondisi medis lainnya. (*/tur)