← Kembali ke https://kalteng.co/

Gubernur Kalteng Turun Tangan, Antrean BBM Jadi Sorotan Serius Pemprov

https://kalteng.co/ • 07 May 2026 16:43
Gubernur Kalteng Turun Tangan, Antrean BBM Jadi Sorotan Serius Pemprov

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, merespons maraknya antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di berbagai wilayah Kalimantan Tengah.

Pemerintah Provinsi Kalteng saat ini mulai melakukan langkah koordinasi dengan sejumlah pihak terkait guna mencari solusi atas persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) tersebut. “Kami sedang memanggil pihak-pihak terkait untuk membahas kondisi ini. Sebenarnya hal seperti ini tidak perlu sampai terjadi,” kata Agustiar saat diwawancarai awak media, Kamis (7/5/2026).

Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterima dari pihak Pertamina, ketersediaan stok BBM di wilayah Kalimantan Tengah masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Karena itu, ia menilai antrean panjang yang terjadi perlu segera dievaluasi bersama.

Agustiar menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalteng meminta agar distribusi BBM lebih mengutamakan masyarakat pengguna BBM subsidi, khususnya pada jam operasional pagi hingga siang hari. “Yang perlu diprioritaskan terlebih dahulu adalah masyarakat pengguna subsidi. Untuk kebutuhan industri bisa dilayani setelahnya, misalnya sore hingga malam,” ujarnya.

Ia mengatakan, pemerintah daerah bersama instansi terkait masih terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di lapangan agar kondisi tetap terkendali dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Selain itu, koordinasi juga akan dilakukan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna memastikan penanganan berjalan menyeluruh dan terintegrasi.

“Karena persoalan ini sifatnya luas, tentu perlu koordinasi bersama Forkopimda dan semua pihak terkait,” jelasnya. Agustiar juga menilai fenomena antrean BBM tidak hanya terjadi di Kalimantan Tengah, namun juga dialami sejumlah daerah lain yang turut terdampak dinamika distribusi dan kondisi global.

Meski demikian, ia meminta masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. “Kami mengimbau masyarakat tetap tenang. Untuk BBM subsidi, sejauh ini masih tersedia dan diharapkan tetap mencukupi kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (pra)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli