← Kembali ke https://kalteng.co/

Rekor Pertemuan Indonesia Kontra Penghuni Grup F Piala Asia 2027: Garuda Masih Inferior?

https://kalteng.co/ • 15 May 2026 14:53
Rekor Pertemuan Indonesia Kontra Penghuni Grup F Piala Asia 2027: Garuda Masih Inferior?

KALTENG.CO-Undian babak grup Piala Asia 2027 menempatkan Timnas Indonesia dalam situasi yang amat menguji nyali. Berdasarkan hasil drawing, Skuad Garuda resmi tergabung di Grup F bersama sang raksasa Asia, Jepang, serta dua kekuatan regional yang tak kalah tangguh, Qatar dan Thailand.

Berada di grup ini membuat Indonesia menyandang status sebagai tim underdog. Jika mengacu pada ranking FIFA per April 2026, jurang pemisah antara Indonesia dan para rivalnya terbilang cukup lebar.

Anak asuh Shin Tae-yong saat ini menduduki peringkat 122 dunia. Sementara itu, Jepang kokoh memimpin sebagai tim terkuat di Asia di peringkat 18, disusul Qatar di posisi 55, dan rival abadi kita di Asia Tenggara, Thailand, di urutan 93 dunia.

Bagaimana sebenarnya rekor pertemuan (head-to-head) sejarah mencatat bentrokan Indonesia melawan tiga penghuni Grup F ini? Berikut ulasan mendalamnya.

1. Menghadapi Jepang: Tembok Raksasa Asia

Bicara soal sejarah, Indonesia sudah 18 kali bersua dengan Timnas Jepang. Namun, dominasi Samurai Biru masih terlampau kuat dengan catatan 11 kali kemenangan untuk Jepang, 2 kali imbang, dan hanya 5 kali dimenangi Indonesia.

Jika dipersempit dalam lima bentrokan terakhir, performa Skuad Garuda masih jauh dari kata ideal dengan rincian 1 kali imbang dan 4 kali kalah. Memori paling segar tentu terjadi pada babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia lalu. Kala itu, Indonesia harus mengakui keunggulan kelas Jepang setelah takluk 0-4 di Jakarta (15 November 2024) dan kalah telak 0-6 saat bertandang ke Jepang (10 Juni 2025).

2. Kontra Qatar: Misi Memutus Tren Negatif

Setali tiga uang dengan Jepang, Qatar juga menjadi kerikil tajam bagi langkah Indonesia. Dari total 9 pertemuan sepanjang sejarah, Skuad Garuda hanya mampu mengamankan 1 kemenangan, 3 hasil imbang, dan harus menelan 5 kali kekalahan dari tim berjuluk Al-Annabi tersebut.

Bahkan, dalam lima laga terakhir, Indonesia belum pernah lagi mencicipi kemenangan atas Qatar. Pertemuan terakhir kedua tim di level senior terjadi pada laga persahabatan tahun 2014 silam, di mana pertandingan berakhir sama kuat dengan skor 2-2.

3. Melawan Thailand: Derbi Asia Tenggara yang Selalu Sengit

Beralih ke rival sekawasan, Thailand menjadi tim yang paling sering dihadapi Indonesia. Data dari 11vs11 mencatat kedua negara sudah saling tikam sebanyak 78 kali sejak tahun 1957.

Secara statistik keseluruhan, Indonesia masih inferior dengan mengemas 25 kemenangan, 16 imbang, dan dipaksa menelan 37 kekalahan. Menatap lima duel terakhir pun Garuda dipaksa puasa kemenangan dengan catatan 3 kali imbang dan 2 kali kalah dari Tim Gajah Perang.

Grafis Rekor 5 Pertemuan Terakhir

Untuk melihat peta kekuatan lebih jelas, berikut rangkuman lima duel pamungkas Timnas Indonesia melawan para penghuni Grup F:

Timnas Indonesia vs Jepang

Timnas Indonesia vs Qatar

Timnas Indonesia vs Thailand

Angin Baru dari Skuad Diaspora: Target Realistis Lolos Grup

Meskipun di atas kertas dan secara histori Indonesia selalu kalah mentereng, kondisi Skuad Garuda hari ini sudah jauh berbeda. Di bawah komando taktik yang matang serta suntikan amunisi para pemain diaspora berkualitas, performa Indonesia sedang dalam grafik menanjak.

Keberhasilan menembus babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia menjadi bukti sahih bahwa mentalitas bertanding Jay Idzes dan kawan-kawan telah naik kelas.

Melihat peta persaingan di Grup F, target paling realistis bagi Indonesia untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar adalah dengan mengincar poin penuh saat bersua Qatar dan Thailand. Jika berhasil mengamankan 6 poin dari kedua laga tersebut, asa untuk lolos—baik sebagai runner-up grup maupun lewat jalur peringkat ketiga terbaik—akan terbuka sangat lebar.

Sebagai informasi, putaran final Piala Asia 2027 akan berlangsung terpusat di Arab Saudi mulai 7 Januari hingga 5 Februari 2027. Delapan stadion megah yang tersebar di tiga kota utama (Riyadh, Jeddah, dan Khobar) siap menjadi saksi perjuangan epik Skuad Garuda. (*/tur)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli