← Kembali ke https://kalteng.co/

Ragam Tradisi Idul Adha di Dunia: Unik, Megah, dan Penuh Makna

https://kalteng.co/ • 27 May 2026 08:47
Ragam Tradisi Idul Adha di Dunia: Unik, Megah, dan Penuh Makna

KALTENG.CO-Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu momen paling sakral dan dinantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia.

Meskipun dirayakan di berbagai belahan bumi dengan latar belakang budaya yang berbeda, esensi dan makna yang dibawa tetaplah sama: sebuah simfoni tentang kepatuhan, keikhlasan, dan pengorbanan.

Secara historis, Idul Adha diperingati untuk mengenang keteguhan iman Nabi Ibrahim AS ketika menerima perintah dari Allah SWT, termasuk kesediaannya yang luar biasa untuk mengorbankan putra tercintanya, Nabi Ismail AS.

Peristiwa monumental inilah yang menjadi cikal bakal syariat ibadah kurban, di mana umat Muslim menyisihkan sebagian hartanya untuk berbagi daging kurban sebagai wujud nyata kepedulian sosial setiap bulan Dzulhijjah.

Melansir data dari laman Travel and Tour World, berikut adalah keunikan dan kemeriahan tradisi perayaan Hari Raya Idul Adha di empat negara yang kaya akan nilai religius dan keterlibatan masyarakat.

1. Uni Emirat Arab (UEA): Doa, Amalan, dan Merangkul Para Pekerja

Di Uni Emirat Arab, perayaan Idul Adha ditandai dengan partisipasi keagamaan yang sangat masif, mulai dari ibadah salat Id, festival, hingga gerakan amal. Pemerintah UEA bersama jajaran pengurus masjid setempat selalu melakukan persiapan matang jauh-jauh hari agar seluruh rangkaian acara berjalan mulus.

2. Arab Saudi: Puncak Haji dan Simbol Keagungan Nasional

Sebagai tanah suci tempat lahirnya Islam, Arab Saudi merayakan Idul Adha bertepatan dengan momen puncak ibadah haji tahunan di Mekkah.

3. Indonesia: Harmoni Ketaatan Agama dan Kekayaan Tradisi Budaya

Indonesia memiliki cara tersendiri dalam merayakan Hari Raya Kurban dengan memadukan nilai-nilai hukum Islam yang murni dengan warisan adat istiadat nusantara.

4. Turki: Perayaan Nasional yang Hangat dan Menyatukan Keluarga

Di Turki, Idul Adha (yang dikenal dengan nama Kurban Bayram?) dirayakan sebagai festival nasional yang penuh kehangatan dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Meskipun Uni Emirat Arab menekankan aspek kesejahteraan pekerja, Arab Saudi fokus pada pelayanan jamaah haji, Indonesia kental dengan nuansa gotong royong, dan Turki merayakannya dengan festival seni, benang merah dari Idul Adha tetap tidak berubah.

Hari raya ini senantiasa berhasil menjadi pengingat bagi umat manusia untuk terus menumbuhkan jiwa peduli, berbagi kebahagiaan, dan mempererat tali persaudaraan antar sesama. (*/tur)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli