PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Warga Kota Palangka Raya digegerkan dengan penemuan seorang pria yang tergeletak di pinggir Jalan Ir Soekarno, tepat di seberang pintu masuk Perkantoran Pemerintah Kota Palangka Raya, Jumat (29/5/2026). Korban yang diketahui bernama Boby (35) sempat dievakuasi ke RSUD dr Doris Sylvanus sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Kapolsek Pahandut, AKP Iyudi Hartanto mengatakan, pihaknya menerima laporan masyarakat terkait adanya seorang pria tergeletak di pinggir jalan sekitar pukul 10.47 WIB. Petugas piket bersama personel kepolisian kemudian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan. “Korban ditemukan dalam posisi miring di pinggir jalan dan saat itu napasnya sudah putus-putus,” ujar Iyudi Hartanto.
Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya guna mendapatkan pertolongan medis. Namun sesampainya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter yang berjaga. Berdasarkan keterangan saksi, saat ditemukan korban hanya mengenakan baju lengan pendek dan celana dalam. Kondisi korban juga disebut tampak lemah dan tidak sadarkan diri.
“Saksi menyebut korban masih sempat bernapas saat ditemukan, namun kondisinya sudah sangat lemah,” urainya. Dari hasil identifikasi, korban diketahui bernama Boby, warga Jalan Menteng XII, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya.
Pihak keluarga kemudian datang ke RSUD Doris Sylvanus untuk memastikan identitas korban setelah mengetahui informasi tersebut dari media sosial. Menurut keterangan keluarga, korban diketahui telah lama mengalami gangguan kejiwaan dan sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei. “Korban baru keluar dari RS Kalawa Atei pada 19 Mei 2026 lalu,” ungkapnya.
Kapolsek menambahkan, pihak keluarga menyatakan tidak bersedia dilakukan visum et repertum terhadap jenazah korban. Rencananya, jenazah akan langsung dibawa ke rumah duka di kawasan Jalan Menteng XII untuk dimakamkan pihak keluarga. “Saat ini kami sudah melakukan pendataan, meminta keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait penanganan korban,” pungkasnya. (oiq)