KALTENG.CO-Grup musik legendaris Tanah Air, Slank, kembali menggebrak panggung musik Indonesia. Tepat pada hari Jumat (5/6/2026), band yang bermarkas di Jalan Potlot ini resmi mengumumkan peluncuran album studio ke-26 mereka yang bertajuk “Republik Fufufafa”.
Tidak tanggung-tanggung, album terbaru ini merangkum 10 lagu yang memadukan kritik sosial tajam, kisah cinta yang hangat, serta dinamika kehidupan anak muda.
Makna di Balik Tanggal Rilis dan Proses Rekaman
Pemilihan waktu perilisan album Republik Fufufafa ternyata menyimpan filosofi yang mendalam. Kaka, sang vokalis, membeberkan bahwa tanggal rilis ini sengaja diselaraskan dengan momentum global.
“Tanggal 5 Juni ini dipilih tidak sembarangan. Hari ini bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, sesuai dengan tema besar yang diusung Slank di dalam album,” ujar Kaka dalam jumpa pers yang digelar di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Rekaman di Bulan Suci
Menariknya, Bimbim dan Kaka mengungkapkan bahwa proses rekaman album ini diselesaikan dalam waktu relatif singkat, yaitu sekitar satu bulan. Proses kreatif tersebut berlangsung bertepatan dengan bulan suci Ramadhan pada tahun 2025 lalu.
“Lagu ini dikerjakan di bulan suci dan ada nilai spiritualnya,” kenang Bimbim sembari tersenyum.
Kolaborasi Lirik Kaka & Bimbim: Dari Isu Sosial hingga Lagu untuk Ayah
Sepuluh lagu dalam album ini merupakan buah pikiran murni dari duet maut Bimbim dan Kaka. Namun, keduanya menulis materi lagu tersebut dalam lini masa yang berbeda. Kaka menulis lagu-lagu ciptaannya pada tahun 2021, sementara Bimbim meramu lirik-liriknya sepanjang tahun 2024.
Ada cerita emosional di balik salah satu lagu milik Bimbim. “Ada lagu yang aku tulis untuk bokap (ayah). Kalau untuk nyokap (ibu) belum ada di album ini karena saat itu nyokap masih ada,” papar Bimbim mengenang almarhumah ibundanya.
Menyuarakan Isu Hangat dan Kritik Sosial
Slank memang dikenal sebagai band yang tidak pernah absen memotret realitas sosial. Di album Republik Fufufafa, taring kritis mereka kembali tajam lewat beberapa nomor lagu berikut:
-
“Republik Fufufafa” & “PPN 12%”: Dua lagu ini sempat dirilis lebih awal sebagai single pemanasan. Hasilnya? Keduanya langsung menggemparkan publik hingga menjadi trending topic di berbagai platform media sosial karena mengangkat isu yang sangat dekat dengan masyarakat.
-
“Rusak Ancur”: Lagu ciptaan Bimbim ini merupakan kritik keras Slank terhadap kerusakan alam dan lingkungan hidup yang terjadi di berbagai pelosok Tanah Air.
-
“Jangan Rakus”: Lagu yang ditulis oleh Kaka ini membawa pesan reflektif. Kaka ingin mengingatkan pendengar agar tahu batasan, merasa cukup, dan berhenti membandingkan diri secara berlebihan dengan orang lain.
Daftar Lengkap 10 Lagu di Album ‘Republik Fufufafa’
Selain lagu-lagu bernuansa kritik di atas, Slank juga melengkapinya dengan tembang bertema cinta dan potret anak muda. Berikut adalah tracklist lengkap album ke-26 Slank:
Rilis Digital di Tanggal Cantik & Edisi Fisik Spesial
Bagi para Slankers yang sudah tidak sabar, album Republik Fufufafa didistribusikan dalam dua format: digital dan fisik.
Untuk format digital, Slank menjadwalkan peluncuran tepat pada pergantian hari mengarah ke hari Sabtu. Strategi ini membuat album Republik Fufufafa secara resmi mengudara secara digital pada tanggal cantik, yaitu 6 Juni 2026 (06-06-2026).
Sementara itu, untuk para kolektor, album fisik akan tersedia dalam bentuk:
-
Kaset
-
CD (Compact Disc)
-
Vinyl (Piringan Hitam)
Kabar baiknya, Slank memberikan sentuhan eksklusif di mana setiap format rilisan fisik (Kaset, CD, dan Vinyl) akan memiliki desain cover depan yang berbeda-beda. Jadi, format mana yang siap masuk dalam daftar buruan koleksi Anda? (*/tur)