← Kembali ke https://cyrustimes.com/

Cetak Sawah Rakyat, Palangka Raya Survei 240 Hektare di Rakumpit

https://cyrustimes.com/ • 04 March 2026 15:31
Cetak Sawah Rakyat, Palangka Raya Survei 240 Hektare di Rakumpit

Cetak Sawah Rakyat di Palangka Raya berlanjut ke Mungku Baru, Rakumpit, dengan potensi lahan sekitar 240 hektare.

CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus memperkuat program ketahanan pangan daerah. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melanjutkan program Cetak Sawah Rakyat atau CSR di Kecamatan Rakumpit.

Program tersebut sebelumnya telah dimulai melalui pengembangan lahan sekitar 21,5 hektare di Kelurahan Petuk Bukit. Kini, program memasuki tahap lanjutan dengan survei lokasi untuk rencana cetak sawah baru di Kelurahan Mungku Baru.

Kepala Distanketpang Kota Palangka Raya, Sugiyanto, mengatakan lahan yang disurvei di Mungku Baru memiliki potensi pengembangan hingga sekitar 240 hektare. Luasan itu dinilai strategis untuk mendukung pertanian tanaman pangan dalam skala lebih besar.

“Sebagian besar lahan yang kami survei berada di tepian Sungai Rungan. Ketersediaan sumber air yang melimpah menjadi faktor penting karena sangat mendukung sistem irigasi persawahan ke depan,” ujar Sugiyanto, Rabu (04/03/2026).

Sugiyanto menjelaskan, survei lapangan dilakukan untuk memastikan kelayakan teknis lahan. Pemeriksaan mencakup kondisi topografi, struktur tanah, kesuburan lahan, hingga akses terhadap sumber air.

Menurutnya, tahapan survei menjadi bagian penting sebelum program cetak sawah dilanjutkan. Pemerintah ingin memastikan lahan yang dikembangkan benar-benar tepat sasaran dan mampu meningkatkan produktivitas petani.

Ia menyebut, pengembangan sawah baru merupakan strategi jangka panjang pemerintah daerah dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Dengan bertambahnya area tanam, produksi pangan lokal diharapkan ikut meningkat.

Sugiyanto mengatakan, perluasan lahan pertanian juga diarahkan untuk mengurangi ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah. Jika produksi lokal menguat, ketahanan pangan Palangka Raya dinilai akan lebih stabil.

Selain mendukung ketersediaan pangan, program ini juga diharapkan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat. Terutama bagi petani dan warga di Kelurahan Mungku Baru serta wilayah sekitar Kecamatan Rakumpit.

“Kami ingin memastikan setiap potensi lahan dapat dimanfaatkan secara maksimal. Setelah survei ini, akan dilakukan kajian lanjutan agar pengembangan pertanian dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat,” pungkas Sugiyanto.

Program Cetak Sawah Rakyat di Rakumpit menjadi salah satu upaya Pemko Palangka Raya memperluas basis produksi pangan. Dengan dukungan sumber air dari kawasan Sungai Rungan, pemerintah berharap pengembangan sawah baru dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Ke depan, hasil survei dan kajian lanjutan akan menjadi dasar pengambilan keputusan teknis. Pemerintah daerah perlu memastikan aspek irigasi, akses jalan usaha tani, kesiapan petani, dan keberlanjutan pengelolaan lahan berjalan seimbang.

Sumber: https://cyrustimes.com/
Baca Artikel Asli