← Kembali ke kaltengterkini.co.id

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia. Gubernur Sampaikan Enam Instruksi Strategis Dalam Jaga Ketahanan Perekonomian Kalteng

kaltengterkini.co.id • 28 November 2025 22:37
Pertemuan Tahunan Bank Indonesia. Gubernur Sampaikan Enam Instruksi Strategis Dalam Jaga Ketahanan Perekonomian Kalteng
Bank Indonesia  menyelenggarakan  Pertemuan  Tahunan  Bank  Indonesia  Tahun  (PTBI) tahun 2025. (foto/edw)

PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Dalam rangka  penyampaian  asesmen Bank  Indonesia  mengenai kondisi Perekonomian Nasional dan arah kebijakan Bank Indonesia ke depan, Bank Indonesia  menyelenggarakan  Pertemuan  Tahunan  Bank  Indonesia  (PTBI) tahun 2025 yang disiarkan secara hybrid di seluruh Indonesia.

Tak terkecuali, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah juga turut menggelar Pertemuan  Tahunan  Bank  Indonesia (PTBI) 2025 yang berlangsung di  aula Kantor  Perwakilan  Bank  Indonesia  Provinsi  Kalimantan  Tengah, Jumat (28/11/2025).

Acara ini juga dihadiri Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran melalui Wakil Gubernur H. Edy Pratowo dan berbagai pemangku kepentingan lainya, baik di lingkup Pemerintah Provinsi Kalteng maupun Pemerintah Kabupaten/Kota se Kalimantan Tengah, seluruh perbankan dan mitra kerja Bank Indonesia se Kalteng, unsur Forkopimda, OPD, instansi  vertikal, akademisi, pelaku  industri, serta  media komunikasi Provinsi Kalimantan Tengah.

Tahun  ini, PTBl  2025 mengusung  tema  ; “Tangguh  dan  Mandiri: Sinergi  Mendorong  Pertumbuhan  Ekonomi Lebih Tinggi  dan  Berdaya Tahan”.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Ardian Pangestu menyampaikan pemilihan tema  tersebut didasarkan  pertimbangan  bahwa  stabilitas makro ekonomi  yang  saat  ini  terjaga  dengan  baik , perlu  terus  dipertahankan  di tengah  berlanjutnya  tantangan  domestik  dan  global.

Stabilitas  makro ekonomi  yang  terus  terjaga  merupakan  salah  satu prasyarat penting untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutandan inklusif, serta sebagai  pijakan  untuk  keberlanjutan transformasi ekonomi  menuju  Indonesia  Emas  2045, terangnya.

Menurutnya, PTBI merupakan puncak high-level event (HLE) Bank Indonesia yang telah diselenggarakan secara rutin sejak tahun 1969.

Kegiatan  ini  dilakukan  dengan  tujuan  sebagai  wadah  untuk  mengomunikasikan capaian satu tahun Pemerintahan Presiden RI dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas di  tengah  tingginya ketidak pastian dunia.

Selain itu, PTBl dilaksanakan untuk mengomunikasikan komitmen dan upaya Bank  Indonesia dalam mendukung program dan arah kebijakan Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden RI, sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi kebijakan moneter, makro prudensial, dan  sistem  pembayaran di  Kalimantan  Tengah, beber Ardian.

Ardian Pangestu juga memaparkan perkembangan ekonomi  Kalimantan Tengah serta outlook perekonomian ke depan.

Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia Provinsi Kalimantan tengah juga menganugerahkan Award kepada mitra strategis atas kerja sama yang dilakukan serta dukungan terhadap pelaksanaan peran dan fungsi Bank Indonesia sepanjang tahun 2025.

Kegiatan diawali dengan pemutaran pidato Presiden Prabowo Subianto yang disaksikan secara hybrid oleh seluruh Kantor Perwakilan Bank Indonesia dan para pemangku kepentingan di seluruh provinsi.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur H. Edy Pratowo menyampaikan keynote speech mengenai enam instruksi strategis dalam menjaga ketahanan perekonomian Kalimantan Tengah, diantaranya penguatan hilirisasi sektor  unggulan, meningkatkan  ketahanan pangan, penguatan peran TPID (Tim Pengendalian  Inflasi Daerah).

Percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), penguatan  kontribusi sektor pariwisata, serta pemberdayaan UMKM di Kalimantan Tengah, terang Wagub.

Kegiatan PTBl 2025 diakhiri dengan pemberian apresiasi kepada mitra strategis Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah yang telah berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan peran dan fungsi Bank Indonesia  khususnya  di   Kalimantan  Tengah.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat stabilitas, ketahanan, dan transformasi ekonomi di masa yang penuh tantangan.

Sumber: kaltengterkini.co.id
Baca Artikel Asli